Langsung ke konten utama
There's a cup of coffee with all the stories I want to tell you. Regarding all the time and space and all the pieces of the story... don't wish me magic in your hot coffee tonight.
Hujan melebat, dingin kian tertatih, semangatku masih dalam khayalan selimut, mengunci semua hasrat ingin memanju dalam nadi terdepan.
Tepat tanggal 12 maret 2020.
Sekolah diliburkan, jalan jalan sepi, toko tutup dan pusat perbelanjaan nyaris tidak ada kehidupan.
Badai naga katanya'
Semua masisir dan penduduk mesir pun dikagetkan dengan kabar ini, menyeru bahwa tidak ada aktifitas diluar rumah hari ini. Banyak hal yang tak ternalar dalam fikiran kami semua.
I hope there's a silver lining to this
Sepotong kue yang kubeli di ba'alah dan secangkir kopi berisikan janji dan semangat menjalani kehidupan yang tak melulu indah seperti apa yang orang lain lihat di episode ternama dan feed feed instagram.
Semuanya masih menyemangatiku, menari dan mengajakku tenggelam dalam lelahku yang sedari kemarin masih saja ambigu oleh waktu.
Aku masih saja bermesraan dengan gawaiku, masih saja bercumbu dengan semua sastra yang ku tata dengan penuh makna dan cinta.
Senyumku mengembang.
Tepat diparaf ini.
Berkhayal jauh mengenai semua linimasa yang menyisyaratkan bahwa kita bersama.
Hehe manis.
Seperti kopi yang ku genggam rapat saat ini dan wajahmu menari di lingkar hati sepertinya tak lama aku akan mendapati kejutan berisikan masa depan yang menawan.
Eh kenapa sih aku😅
Guruku pernah berpetuah
Bahwa kita adalah apa yang kita fikirkan.
im perfect'
Yah, semuanya adalah sesuai dengan apa yang kita harapkan, sesuai dengan apa yang kita mau, semua berpulang dengan tangga diri sendiri. Sampai kadang diri ini harus jatuh berulang dan tersesat dalam hutan belantara. Tak apa, pasti ada jalan ahirnya nanti
.
Dan saat ini lagi lagi, notulensi ku masih harus berjalan, ia yang setia menemani langkahku dalam lebak kesendirian. Menyingkirkan semua kepuasan dan kenikmatan hoby yang ingin menang dalam mengisi kekosonganku.
Semua manusia berhak melakukan apa yang membuatnya bahagia,
Semua manusia berhak memiliki apa yang ia butuhkan,
Dan manusia berhak bersama dengan apa yang ia dambakan,
Dan karena itu semua. Jangan sesekali kita maju dan jugde sesuatu apa yang tidak kita mengerti.
Seperti rulles line yang banyak kita tidak mengerti namun masih saja bergelut di dalamnya.
Sebab semua orang punya waktu sendiri untuk berdiskusi dan berdebat dengan lawannya, walaupun kadang membuat bedebah jalan yang tak terduga.
Ah sudah ya,
Besok kita cerita lagi. Aku lagi capek
Remember, you're more important than you think
Jaga kesehatan. Aku takut kamu kenapa kenapa:)
.sungguh petuah penuh makna,laksana symphoni pagi yang menerangi hari meski tiada cahaya mentari
BalasHapus