Beberapa waktu lalu saya sempat mengunjungi salah satu tempat bersejarah yang berada tidak jauh dari tempat saya tinggal.
Hanya sekitar 15 menit sampai tempat tersebut.
Dengan perjalanan yang membuat saya terpukau dengan keindahan sudut kota Cairo yang menyenangkan membuat hati saya benar benar ingin menghempaskan segala keingintahuan saya tentang museum ini.
Kami melewatinya bersama saat musim panas berlangsung.
Dan saat itu saya memulainya dengan menggunakan taxi sampai masjid Al Azhar, lalu disambut dengan tremco mini, semacam mobil angkut mini, tak lama setelah itu saya menyusuri kereta bawah tanah yang akan mengantarkan kami semua ke tempat bersejarah ini.
Tak lama setelah sampai, ternyata masih harus berjalan sekitar 15 menit untuk sampai ditempat.
Sebenarnya tidak terlalu lama,
Tapi sebab kami datang rombongan itulah yang membuat askes perjalanan kita lebih panjang lagi.
Nah sampai. Amazing palace.
Sebut saja namanya "The Baron Empain Palace", dalam bahasa Arab kami mereka menyebutnya قصر البارون إمبان , atau Le Palais hindou. Istana yang hadir dengan peradaban Hindu ini terinspirasi dari rumah khas India dan dibawa ke sebuah timur laut pinggiran pusat Kairo , Mesir .
Salah satu tempat bersejarah yang merupakan tempat yang sangat megah.
Bagaimana tidak,
Museum yang sangat elok dipandang mata, dengan hiasan dinding ala ala barat memanjakan setiap mata yang melirik arahnya, saya benar benar terpaku saat itu.
Serta keindahan bangunan yang benar benar menyamakan antara castle atau rumah entahlah. Yang pasti ini adalah sesuatu yang luar biasa.
Dinding yang sempat saya sentuh berkali kali tersebut membuat hati saya berdetup sangat hebat.
"Subhanallah wal hamdulillah"
Bagaimana mungkin, ini hanya satu dri serpihan keindahan dunia yang hanya sementara, Istana dunia fana yang belum ada bandingan apapun dengan istana orang2 sholeh disyurga nantinya.
Ada konspirasi tersendiri menyenai perjalanan pemilik rumah ini.
Ada yang mengatakan bahwa salah satu anaknya terbunuh dilantai 3, dan lain sebagainya.
Tidak, bukan ini maksud yang saya ingin katakan.
Saya hanya ingin mengajak pembaca untuk menyelami kenikmatan Tuhan Semesta alam yang tiada tara ini,
Kenikmatan dengan syurga duniawi yang kokoh akan kesyukuran.
Bukan hanya harta, tahta, jawaban, atau rupa yang nikmat saat dipandang mata.
Tetapi kenikmatan adalah sesuatu yang Allah berikan yang perlu kita syukuri.
Bernafas adalah nikmat, duduk, sehat, bertemu dengan orang sholeh, keluarga yang berkecukupan, makan, minum, dan membaca paraf ini adalah kenikmatan.
Sebab masih banyak lagi, orang orang diluar sana yang bekerja keras hanya demi membeli smartphone ataupun bisa duduk manis sambil scrolling bacaan sepertimu juga.
"Alhamdulillah Alla Kulli Hal".

Komentar
Posting Komentar