“Disetiap waktu dan tempat akan ada cerita tersendiri untuk
diingat”
Beberapa hari silam aku mengunjungi salah satu tempat , tepatnya di Darrasah sebuah kota pusat perkumpulan mahasiswa Indonesia yang menetap tinggal disni. Dan didaerah sini juga salah satu pusat tallaqi bersama dengan Masyaikh Al-Azhar, serta memiliki banyak sekali madiyafah madiyafah yang menjadi tempat berkumpulnya para mahasiswa.
Sebenarnya tidak ada hal yang penting terjadi dihari itu,
hanya saja beberapa cerita yang menurutku ‘perlu dicatat dalam hati dan ada
rasa yang perlu diabadikan’. Karena, setiap moment adalah cerita yang tidak
bisa dilupakan begitu saja, setiap hasta kejadian adalah sesuatu yang bernilai
sebuah kesempatan.
Bagaimana tidak, jika suatu saat anak dan cucuku membaca
tulisan ini mereka akan tertawa dan berkata “oh ibuku/nenekku ternyata benar benar
mengagumkan” wkwkwkwkwkk
Hingga akhirnya mereka semua bahagia dan bangga dengan kerja
kerasku yang setiap malam menulis satu
persatu cerita dan perjuangannya selama ini.
Bukan hanya foto yang bisa memberi kesan tersendiri pada
sebuah kesempatan, justru dengan tulisan semua hal akan mampu terabadikan dalam
tempo waktu yang sangat lama.
Begitulah perkiraanku kelak, saat imajinasi ini terbang
dengan harapan yang kokoh pada waktunya.
(a)
Cerita senja dimulai.
Tepat di sore hari, mungkin waktu itu kisaran jam 3 siang dan
disaat udara saat itu benar benar segar, sebab pergantian musim panas ke dingin
akan segera datang, al hasil langit kota Cairo benar bnar mendukung untuk
membuat instastory dan auto galau. Ah, jadilah aku anak indie.
Aku menelusuri jalan jalan kecil dan segera menyebrang pada
persimpangan jalan. Darrasah saat itu ramai sekali, pemuda pemuda tertawa riang
bercerita dengan teman teman sebaya, nampaknya mereka dengan bercerita hal hal
lucu, ibu ibu tengah duduk di troroar jalan menjajakan tissue dan beberapa
potongan kue.
Kutatap lekat lekat awan yang tertata rapi dengan cantiknya,
angin meniup pelan kearah wajahku, matahari malu malu enggan keluar dari
persemainnya. Ah, benar kota Cairo
sangat menajubkan.
Aku tersenyum kecil mengingat kekonyolanku ketika beberapa
hari aku sampai di Negeri ini. Mulai dari belanja dengan menyodorkan uang (nisf
geneh) atau setengah pon jika di Indo kira kira 250 rupiah, sampai kesasar naik
bus dari Mahlawy, Asyir dan mau pulang ke Sabi tapi ternyata kebawa sampai Ramsis.
Wwkkwkk “ah betapa polosnya diriku”.
Buru buru kusingkirkan kejadian kejadian aneh yang pernah
kulalui, aku tersenyum lebar dan masih tak percaya aku mampu melewwati hampir
genap satu tahun aku menetap disini. Namun aku masih percaya bahwa sesuatu
indah akan terjadi setelah ini.
Aku mengangkat tanganku memberhentikan mobil yang melaju
dengan kecepatan tinggi, aku berjalan dengan sedikit tergesa gesa melewati deretan
mobil, aku menunduk lantaran banyaknya laki laki yang melewatiku, malu malu aku
melewati dan ah entahlah seketika pandanganku tertuju pada pemuda yang tidak
asing di pandanganku,
Rasanya angin buru buru pergi dan mengubah suasana menjadi
panas, “ah cerita itu sudah lama kugali dalam dalam, kubiarkan semuanya
mengalir bersamaan dengan air air disungai nil” aku tersenyum menenagkan seisi
bumi yang ikut menggoda fikiranku.
ada sebuah cerita yang pernah menohok dalam bayangku, cerita yang selalu aku anggap sebagai warna warni dalam barisan perjalanan sebagai pemudi yang tengah berusaha berdamai dengan hati. "ah, sudahlah bukan waktunya aku bernostalgia seperti ini."
Aku berhasil naik pada bus bertuliskan (23coret) , dan
sesegera mungkin aku melepaskan tas ranselku yang berat melingkar di pungguhku.
“Oh, lelah.” Nafasku sedikit tersengal.
Kuambil tempat duduk kosong dekat jendela, kutarik wajahku
untuk menatap lama pada jendela, bus kembali melaju, angin
kembali menerobos jilab yang tengah bertengger diatas kepalaku, entahlah bagiku
menerawang pemandangan lewat jendela bus adalah waktu terbaik untuk mengkhayal
masa depan “ahh sangat indah” kagumku.
Udah ah.
enggak ada yang menarik memang dari tulisanku hari ini hehe, nanti aku lanjutin lagi.
Udah iya sampai sini dulu ceritanya, kalau ada kesempatan kita cerita lagi.
Jangan lupa jaga kesehatan, sekarang musim dingin, istirahat
yang cukup juga iya:)
Komentar
Posting Komentar