Yea. Im promise

 


Ada beberapa hal yang ingin kusampaikan.
Ini cerita tentang aku kamu dan dunia yang sedang bungkam.

Hari ini kota Cairo dengan diselimuti cuaca yang tidak baik, hujan turun terus menerus, angin tak berhenti berhembus, langit mendung siang dalam.

"ganti musim" katanya.

Bahkan aku menulis ini dengan keadaan menggigil, jari jariku kaku hingga berkali kali aku salah typing dalam kalimat.
Tapi entahlah rasanya aku masih ingin mengabadikan moment ini.

Ini hari Rabu, tanggal 17 February 2020. 
Sebentar lagi kami (segenap mahasiswa Al-Azhar, Cairo) akan berhadapan dengan ujian semester pertama. 
Semoga ujian kami dimudahkan.

Sebenarnya bukan ini yang akan aku ceritakan.

Ini tentang sesuatu yang membuatku menohok pagi ini.

Begini,
Pagi ini aku memutuskan untuk belajar, menghafalkan beberapa pelajaran yamg masih jauh tertinggal. Namun tak lupa aku membawa sesuatu yang wajib berada disampingku. Bukan pulpen, buku catatan atau lain sebagainya, melaikan Handphone. Yang menurutku sendiri sesuatu yang wajib hadir dimanapun aku berada.

10 menit, 20 menit, 30 menit hingga ahirnya 40 menit aku belajar didepan buku. Entahlah rasanya sudah terlalu lama, rasanya seperti berjam jam aku belajar, dalam artian sudah bosan dan ingin segera tutup buku.

Dalam selang beberapa waktu, aku mengambil hanphone lalu berfikir "sebentar deh, mau refreshing" aku asyik dan berlarut lama, and finally 1 jam berlalu sudah terlewatkan tanpa terasa bosan atau jenuh.
"padahal hanya scroll wa dan ig. 

Bahkan rasa ingin membukanya lagi, terus hadir.
Dan disaat tiba distatus WhatsApp. 
Salah satu temanku share satu postingan dengan judul besar "motivasi membaca untuk milenial"

Tentang dunia yang rakus dengan media sosial, Indonesia dengan negara pembaca terendah, anak muda yang banyak menghabiskan waktu dengan media sosial.

Aku memang bukan siapa2, bukan manusia berpengaruh, tapi rasanya geram bahkan dengan diriku sendiri yang tak bisa banyak memberikan manfaat oleh orang2 sekitar.

And this is so hurt for me.
I dunno how someone else thought about this problem.
But for me, it's big trouble for my dialy.

Im very comfortable on my phone, bahkan hatiku kadang membela "you're reading more knowlegde than on the book." begituuu selalu:(

Tapi tidak.
Aku akan segera bangkit untuk membuat perubahan besar dalam hidup dan duniaku.
Dimulai dari sini.
Yea. Im promise๐Ÿคž







Komentar