Mayan lah, ada waktu 30 menit untuk nunggu tukang ikan.
Ini jam 09.29 pagi.
Hari ini aku sama mas aii lagi puasa, dan kebetulan dirumah enggak terlalu banyak kerjaan, jadi aku bisa sedikit santai. Santainya seorang istri bukan rebahan terus youtube an seharian sampai suami pulang.
Santainya lebih ke, melakukan kerjaan didalam waktu yang lebih lama. Tapi tetep harus bisa masak, nyetrika, pastiin rumah bersih dan harum, sebelum suami sampai kerumah.
By the way, aku nulis ini lagi keadaan berdiri, didepan tukang ikan.
Yaps. Aku udah kepasar, tapi ternyata terlalu semangat, agak kepagian. Jadi belum buka.
Gapapa. 30 menit yang bermakna.
But in fact. 30 menitnya orang Mesir enggak bisa dipercaya.
Buktinya aku muter muter hampir 45 menit. Dan belum ada perubahan apapun.
Cuma ada meja besar dialasi daun, belum ada tenda-tendaan yang dipasang, bahkan ikannya juga belum keliatan.
Okay. Keep calm.
Pasar disini enggak jauh dengan pasar pada umumnya yang ada di Indonesia. Bedanya ada diletak pasar. Kalau di Indonesia, pasar dominan disuatu tempat sendiri, enggak banyak dilalu-lalangi kendaraan, kalaupun ada ya kendaraan untuk keperluan pasar tersebut. Tapi kalau disini ada dijalanan, jadi mereka buka tenda tenda yang beralasan kain, dan daun disekitar sisi jalan.
Ramaiii banget. Ramainya bukan pembeli.
Tapi kendaraan yang padat banget lewati. Dari bus mini, bajaj, motor, truck, sampai bus yang sengaja lewatin jalan itu.
Dan kalau disini untuk barang jualan dikaterogikan. Bukan kaya warung atau toko kelontong yang serba ada. Mulai dari indomie, handbody, minyak, softex, sampai betadine bisa ditemui dalam satu tempat.
Kalau disini penjual sayur, berarti hanya ada sayur. Kalau warung atau toko kecil, hanya jual jajan dan per mie an, kalau mau cari obat panas atau bedak tabur, di apotik tempatnya. Kalau mau buku tulis, atau pulpen harus ke toko buku sendiri.
Selain itu, untuk buah dan sayur harganya jauh lebih murah daripada di Indo. Tapi karena disini hanya ada dua musim yang berubahnya signifikan, dari dingin sampai panas banget. Jadi buah dan sayurnya ikutin musim tersebut.
Contoh, karena sekarang lagi musim dingin. Jadi jeruk kupas, strawberry, dan melon lagi murah banget. Dan kalau musim panas tiba, buah anggur akan jadi primadona, selain harganya murah, rasa yang manis bakalan jadi makanan favorite.
Udah iya, segini dulu.
Bye. See you guys✌๐ป
Nice story๐
BalasHapus